Sabtu, 09 Februari 2013

BUKU 'SWIMMING ANATOMY'


Ini ada buku yang bagus.
Membahas otot-otot yang digunakan pada setiap gerakan / stroke renang. Kemudian ada juga bahasan bagaimana menyusun 'dryland' yang efektif untuk otot-otot yang bersangkutan. Dengan demikian latihan kita bisa lebih efisien dan fokus pada otot-otot yang perlu saja, tidak buang-buang waktu dan tenaga untuk melatih otot yang ternyata tidak dipergunakan.
Bagi rekan-rekan yang menginginkannya, saya punya e-books nya. Silahkan email langsung ke saya di hiawata3@gmail.com , nanti saya kirimkan file-nya lewat email Anda. GRATIS

Jumat, 18 Januari 2013

HASIL KRAPSI 2012 BANDUNG






Baru sempat update hari ini kerena medali dan piagam baru saja datang (kiriman dari Bandung).
KRAPSI Bandung 27-30 Desember 2012 kemarin bisa dibilang cukup sukses. Kolam renang sangat bagus untuk ukuran Indonesia. Kebersihan terjaga dengan baik, apakah ini berarti pengelola dari pihak kampus / akademis lebih bertanggung jawab daripada Pemda? Suatu hal yang patut dijadikan refleksi. Susunan acara tahun ini lebih baik karena untuk KU3 dan 4 di pagi hari, sedangkan Senior, 1, dan 2 di sore hari. Atlet tidak terlalu lelah menunggu acara yang berkepanjangan. Petugas panitia ramah, apabila ada yang melanggar larangan ditegur dengan penjelasan yang baik dan ramah. Dan yang pasti....Medali-nya keren abis...liat aja di foto Terrence diatas, terkesan artistik pembuatannya, SALUT BUAT PANITIA.
Hal-2 yang perlu menjadi perhatian terutama rusaknya Timing Board yg sudah ada, seharusnya pengecekan dilakukan jauh hari sebelum acara sehingga kalau rusak bisa segera diperbaiki. Kolam pemanasan juga perlu jadi perhatian, disana ada kolam loncat indah ukuran 25x25, sangat ideal untuk pemanasan, namun digunakan hanya untuk cooling down. Untuk pemanasan disuruh pakai kolam anak-2 yang kedalamannya tidak layak ( hanya 1m) belum lagi campur aduk dengan anak-2 yang bermain seluncuran dan  main bola....wah..kacau deh...nabrak terus.
Hasil yang diperoleh anak-2 juga cukup menggembirakan. Meski gelar 'Perenang Terbaik' lolos dari genggaman Terrence tapi dia masih mendapat 2 emas dan 1 perunggu. Best time Patrick dan Terrence dari KRAPDA Temanggung sebulan sebelumnya masih bisa dipecahkan dengan cukup baik.
SELAMAT BUAT PATRICK DAN TERRENCE. Biarlah apa yang dicapai di Bandung ini semakin memberikan semangat buat mereka untuk berlatih.
Klub kami TCS mendapatkan peringkat 16, juara umum dipegang tuan rumah ESG Bandung.Secara keseluruhan klub-2 dari Bandung mendominasi perolehan medali. Saya pribadi merasa kalau kami dari Jawa Tengah masih ketinggalan jauh, baik dari segi jumlah dan kualitas bibit-bibit atlet. Saya harap kita semua, terutama Jateng, belajar dan bekerja lebih keras lagi menghasilkan banyak atlet masa depan yang handal.

SALAM OLAHRAGA.........TUHAN MEMBERKATI

Sabtu, 01 Desember 2012

KRAPDA Jateng 2012 Temanggung

Hasil KRAPDA Temanggung tanggal 24-25 November kemarin secara keseluruhan cukup memuaskan. Terrence berhasil mendapat gelar Perenang Terbaik KU 4 dengan meraih total 5 emas dan 1 perunggu, sedangkan Patrick berhasil mendapatkan 4 perak meskipun masih berlaga di KU3 awal (2000). Yang paling penting adalah sebagian besar 'best time' mereka berhasil dipecahkan bahkan beberapa nomor cukup tajam perbaikannya. Perkumpulan renang kita TCS Semarang juga berhasil meraih gelar 'Juara Umum' dengan total 32 emas. Berita lengkap lihat TCS Juara KRAPDA Temanggung.
Terima kasih pada klub TCS atas dukungannya dan juga terutama Coach Teguh atas dedikasinya melatih anak-anak. Semoga di KRAPSI Bandung bisa mencapai hasil lebih maksimal.

WE ARE THE CHAMPION

Jumat, 19 Oktober 2012

3-Style Freestyle

Selama ini kita mungkin hanya mengenal gaya bebas yang konvensional dengan rotasi pinggul maksimal, tangan stretch kedepan setelah entry, siku yang naik paling tinggi saat recovery, dll.
Perkembangan terkini ditemukan bahwa ternyata ada paling tidak 3 jenis stroke bebas yang berbeda, masing-masing punya keunggulan dan kelemahan tergantung jenis fisiologi perenang yang menggunakannya.
Tiga jenis gaya bebas ini pertama kali dikenalkan oleh Mike Bottom, pelatih spesialis sprint dari USA, pada pertemuan pelatih dunia ASCA 2007.
Berikut sepintas tentang 3 jenis gaya bebas tersebut:
  1. Hip-Driven Freestyle (G.bebas yang dimotori oleh rotasi pinggul)
    • digunakan oleh perenang seperti Ian Thorpe, Grant Hackett, Eric Vendt, Larsen Jensen, Kaitlin Sandeno, Libby Trickett (Lenton). G.Bebas ini adalah yang paling lambat (stroke rate-nya) diantara ketiganya, ini gaya yang paling umum kita kenal. Full stretch ke depan, gliding / meluncur, putaran pinggul semaksimal mungkin, siku tinggi saat recovery. Ini adalah stroke yang paling efisien dan biasa digunakan perenang jarak menengah jauh. Stroke rate yang sedikit bisa membantu menghemat banyak tenaga. Tapi bila dipakai untuk nomor pendek / sprint, perenang yang bersangkutan harus mempunyai 6-beat kick yang benar-benar bagus, kalau tidak akan sangat lambat kecepatannya
  2. Shoulder-Driven Freestyle (G.Bebas yang dimotori oleh rotasi bahu)
    • digunakan perenang seperti:  Peter Van den Hoogenband, Federica Pellegrini, Janet Evans, Nathan Adrian, Ryan Cochrane. Stroke ini lebih cepat rate-nya dari hip-driven. Ditandai biasanya dengan catch langsung saat entry (hampir tidak ada gerakan stretch ke depan), hampir tidak ada rotasi pinggul (pinggul stabil), hal ini membuat stroke-rate (SR) lebih cepat. Stroke ini tidak se-efisien hip-driven tapi karena jumlah SR lebih banyak menghasilkan kecepatan yang lebih tinggi. Hampir semua sprinter menggunakan stroke ini, dikombinasi dengan kaki yang kuat, akan menghasilkan kecepatan yang luar biasa.
  3. Body-Driven Freestyle (G.Bebas yang dimotori oleh rotasi badan / core)
    • digunakan perenang seperti: Inge de Bruin, Michael Klim, Florent Manaudou, dan mayoritas spesialis sprint pendek. Stroke ini hanya efektif digunakan untuk sprint jarak pendek (50m). Ditandai dengan straight arm recovery (tangan lurus / siku tidak menekuk) dan gerakan badan core mirip dengan gaya kupu-2 (one-side butterfly). Sangat powerful dan paling cepat dari semua stroke diatas karena menggunakan tidak hanya otot tangan dan lengan tapi juga otot core, tapi sangat tidak efektif untuk jarak yang lebih jauh.
Nah, sekarang masalahnya, stroke mana yang cocok untuk Anda? Kalau Anda berlatih renang dari balita selama bertahun-tahun dan telah mempunyai kaki (kick) yang solid dan kuat, maka hip-driven sangat dianjurkan. Namun kalau Anda tidak punya kick yang hebat, ada dua pilihan, terus latihan kaki sampai bagus (biasanya perlu waktu bertahun-tahun), atau ubah stroke Anda menjadi Shoulder-Driven yang bisa dikombinasi dengan 2-beat kick saja dan kecepatan yang lebih tinggi langsung Anda raih.
Banyak juga perenang dunia yang menggunakan kombinasi stroke diatas, misalnya tangan kanan shoulder-drv, tangan kiri hip-driven (contohnya: Lochte, Phelps, Lezak, Biedermann), atau kombinasi lain terserah Anda tergantung tipe rengang Anda dan fisiologi otot yang Anda miliki.

SELAMAT BERLATIH & MENCOBA

Senin, 03 September 2012

MANFAAT YOGA UNTUK ATLET RENANG



Rahasia di balik menjadi perenang yang handal tidak hanya terletak pada, dedikasi, kekuatan fisik, atau bakat Anda. Semua berhubungan secara langsung dengan suatu inti, yang mengkoordinasi segala sesuatu, dari, fleksibilitas kekuatan dan pernafasan. Satu hal yang membantu meningkatkan kemampuan renang Anda tidak lain adalah yoga . Hal yang satu ini sekarang telah menjadi standar untuk latihan perenang.

Saat ini, latihan yoga diakui sebagai bagian utama dari pelatihan renang. Latihan dryland ini menawarkan banyak manfaat bagi perenang, yang sangat membantu dalam meningkatkan kinerja mereka. Ini sangat membantu dalam relaksasi otot-otot yang tidak digunakan.
 
Dalam jangka pendek, yoga membantu perenang menghemat energi mereka. Yoga juga mampu meningkatkan pola pernapasan Anda, yang jelas memainkan peran penting dalam prestasi seorang perenang. Yoga juga membantu mengembangkan keseimbangan Anda, yang membuat Anda meluncur di air dengan mulus dan mudah. Tapi itu belum lengkap, yoga juga membuat semua bagian tubuh Anda fleksibel. Dengan demikian, membuat perenang lebih mudah meregangkan lengan, bahu, dan kaki dari sebelumnya.
Yoga untuk para juara renang ini tanpa diragukan lagi merupakan rahasia mereka tidak hanya dalam mempertahankan tubuh keren tetapi juga dalam daya saing mereka. Ini berbeda dari latihan ribuan meter tiap hari, tetapi efeknya jauh lebih bermanfaat. Latihan ini terlihat lebih santai dan sangat sederhana namun bermanfaat bagi semua perenang. Memang benar bahwa yoga membantu dalam membangun otot, pernafasan dan efektifitas penggunaan energi tetapi tujuan utamanya adalah untuk mempermudah Anda mengkoordinasikan semua gerakan.

Jika Anda ingin membangun sebuah tubuh yang kencang dan ingin mengkoordinasikan semua stroke / gerakan Anda sesempurna perenang kelas dunia, temukanlah rahasia yoga sekarang dan kembangkanlah stroke yang sempurna dan efisien.

Kamis, 31 Mei 2012

HASIL KEJURNAS RENANG 2012

Selamat buat Terrence, akhirnya berhasil menjadi perenang terbaik nasional KU 4.
Terima kasih buat Teguh, pelatih di klub TCS Semarang yang dengan tekun melatih Terrence sehingga dia bisa mencapai prestasi ini.
Jangan cepat puas dengan prestasi yang sekarang ya....
Ayo, kita raih lagi prestasi yang lebih tinggi.

Minggu, 13 Mei 2012

Non-Traditional Race Specific Pace Training

Baru-baru ini public renang di Amerika ramai membicarakan fenomena baru di Kejuaraan Kelompok Umur (Age Group) disana. Ada bintang baru yang sangat menonjol, Michael Andrew, anak berusia 12 th yang memecahkan 12 Rekornas. Dia juga menjadi anak pertama berusia 12th yang bisa berenang 50 yard gaya bebas dibawah 22 detik (21.85).

Diluar faktor bahwa dia memiliki tubuh yang tinggi (180 cm +), saya lebih tertarik mengetahui bagaimana bentuk latihan yang dilakukannya. Dari wawancara dengan ayah sekaligus pelatih Michael, Peter Andrew, saya jadi lebih penasaran. Coba Anda tebak, berapa kali dia latihan dalam seminggu? Berapa ribu meter sekali latihan? Jawabannya pasti jauh diluar perkiraan Anda. Dia hanya latihan 3x /minggu, tidak lebih dari 2500m /hari. Anda meragukan kualitas Endurance-nya? Ingat dia juga memecahkan record 200 yard.
Peter menjelaskan bahwa metode yang dipakai mereka adalah terobosan baru  'Non-Traditional Race Specific Pace Training'. Michael juga ditangani oleh beberapa ahli renang yang saat ini menjadi tim pelatih renang Inggris dan Australia, salah satunya adalah ahli biomekanik yang bertugas menganalisa stroke Michael.
Dasar prinsipnya, Michael hampir tidak pernah berenang dengan kecepatan rendah, semua latihannya dilakukan dengan kecepatan seperti lomba (race pace). Stroke dianalisa dalam kecepatan tinggi pula, ini berbeda dengan cara tradisional yang mengkoreksi stroke dari lambat ke cepat. Hampir semua latihannya dilakukan di fase anaerobic, tidak ada latihan jarak jauh / aerobic endurance dll.
Terobosan ini menurut saya menarik untuk diamati dan dianalisa lebih lanjut, kita tidak boleh terlalu cepat menyatakan pro atau kontra, yang pasti hasilnya sangat menakjubkan. Tugas para ahli dibidangnya masing-masing untuk meneliti:
Apakah metode ini lebih baik dari yang selama ini kita pakai?
Apakah bisa mencetak atlet yang 'lengkap' di usia emas mereka?
Kita tunggu saja perkembangan teknologi dan penelitian mereka. Atau tunggu saja hasil Michael Andrew di Olimpiade 2016, apakah dia bisa menjadi the next Michael Phelps?
Apapun yang terjadi, selamat buat Peter dan Michael Andrew....KEEP BREAKING THE RECORD.